Taklukan Dirimu

Saya baru aja pulang dari acara d’BC Network ketemu bareng Dini Shanti dan juga leader yang lain di Kantor Oriflame Sudirman. Ada sedikit catatan kecil yang ingin saya bagikan buat teman-teman terutama buat downline di jaringan saya.

Dari sharing pengalaman dan cerita Dini Shanti dan juga beberapa leader yang lain, saya dapat menarik sebuah kesimpulan. Bahwa tantangan terbesar dalam menjalankan bisnis Oriflame ini adalah menaklukan diri sendiri.

Bukan bisnisnya yang sulit dijalankan. Bukan pula harga produk Oriflame yang dirasa mahal. Bukan juga karena susahnya mencari prospek dan merekrut downline baru.

Tetapi sesungguhnya hambatan terbesar itu ada pada diri kita sendiri.

Hambatan itu terutama berupa pikiran negatif yang tertanam dalam otak bahwa kita takut, tidak yakin, tidak bisa, atau ragu-ragu dalam menjalankan bisnis Oriflame ini.

Tidak yakin bisa naik level. Tidak bisa menjual. Takut tidak bisa merekrut. Ragu-ragu berinvestasi untuk pasang iklan. Dan sejuta alasan lainnya.

Hal-hal seperti itu yang dapat menghambat kita untuk terus melangkah maju sebaiknya dibuang jauh-jauh dari pikiran kita. Sebab semakin kita memikirkannya  justru akan terjadi dalam hidup kita.

Tunduk pada pikiran-pikiran negatif seperti itu membuat kita menyerah  kalah dalam melawan keburukan yang ada dalam diri kita. Dan akhirnya akan menjadikan kita sebagai pribadi yang lemah.

Pernahkan anda mendengar kalimat “you can if you think you can” ? Kalimat itu benar adanya.

Pikiran itu seperti doa. Doa yang diaminkan oleh malaikat di sebelah kiri dan kanan kita agar dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa.

Maka hendaknya kita selalu memikirkan hal-hal yang baik, hal-hal yang membuat kita selangkah lebih maju dan selalu menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Fokuskan pikiran kita kepada hal-hal yang bisa menjadi solusi bagi kelemahan yang ada pada diri kita.

Misalkan, tidak yakin bisa naik level.

Fokuskan pikiran kita untuk mencari cara bagaimana agar bisa naik level dalam waktu singkat.

Tidak bisa merekrut.

Fokuskan pikiran kita untuk mempelajari cara bagaimana upline mendapatkan prospek lalu kemudian merekrutnya.

Ragu-ragu dalam bertindak.

Sering-seringlah membaca buku atau artikel motivasi yang mengajarkan kita untuk selalu berusaha dengan maksimal yang dibarengi dengan tawakal kepada Allah SWT.

Dan lain sebagainya.

Perlu kita tanamkan kuat-kuat dalam benak kita bahwa apapun usaha yang kita lakukan, yakinlah bahwa kita bisa meraih apa yang kita inginkan jika kita bersungguh-sungguh saat melakukannya. Dan tentu saja semua itu tidak lepas dari campur tangan Allah SWT.

Jadi taklukan dirimu dan berdoalah. Dan ingatlah, sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib seseorang kecuali orang itu mau berusaha.

Leave a Reply