Apa Kata Safir Senduk

Salah satu upline saya, Yati Suparjo, menulis note di FB-nya.

Saya copas disini tentu dengan seijin beliau.

Yuk maree… silahkan disimak baik-baik.

—————————————————-

Why is it ML*M sounds very bad? Not even try to know it first, it’s like an allergic disease. Some people don’t even want to touch it cause too afraid it will hurt you so much. (Halah….. gara2 baca novel twilight jadi pengen ingris2an mulu).

But it’s true, isn’t?

Kaya-nya orang baru dengernya ajah langsung kabur (*tanpa pamit)

Tapi ya engga salah2 juga sih hehehe, mungkin memang ada beberapa yg mengatas namakan ML*M padahal ternyata money game, alih2 semua ML*M jadinya kena deh.

Sambil nge-refresh (saya yakin sebagian orang sudah pernah baca kutipan Safir Sinduk tentang ML*M ya)

Dan kalau dari keterangannya, sangat jelas Oriflame adalah salah satu “pure” murni ML*M yang sangat bersih dan bukan money game ataupun piramida.

Yuk dibaca dulu 🙂 (sedikit saja luangkan beberapa menit ya, ngga pake kabur dulu :D)

*******************************************************************

Pak Safir yang terhormat, Saya seorang ibu rumah tangga. Saya baru saja membaca tulisan Bapak tentang bisnis jaringan pemasaran, dan saya sangat tertarik sekali membacanya. Tapi kok, saya sering melihat ada banyak teman saya gagal menjalankan bisnis seperti itu. Saya juga berpikir, apakah saya bisa menjalankan bisnis seperti itu? Bisnisnya sih menarik, tapi ini lho, waktunya. Sebagai ibu rumah tangga yang punya dua anak yang masih kecil, apa saya bisa menjalankan bisnis seperti yang Bapak ceritakan?

Terus ada satu lagi. Ketika saya menunjukkan artikel Bapak kepada suami saya, dia mengatakan bahwa bisnis seperti itu bagus, tapi bisnis itu hanya biasa dijalankan oleh orang-orang dari kalangan ekonomi tertentu saja. Mungkin karena suami saya merasa bahwa dia sudah berkecukupan barangkali ya? Saya sendiri cukup tersinggung mendengarnya. Memang sih, sampai saat ini kami sekeluarga hidup berkecukupan. Tapi apa salahnya kami menjalankan bisnis itu? Sepanjang itu halal enggak apa-apa kan Pak Safir?

Mohon tanggapannya dan terima kasih banyak. Mudah-mudahan Pak Safir bisa terus memberikan informasi tentang bisnis-bisnis seperti ini sehingga orang seperti saya bisa semakin terbuka pikirannya tentang adanya peluang-peluang untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

N di Jakarta

===================

Ibu N di Jakarta,

Senang sekali saya bisa mendapatkan surat dari Anda. Sebetulnya, kalau bicara apakah bisnis jaringan pemasaran itu bagus atau tidak, jawabannya jelas, bisnis itu bagus sekali. Bagus dalam arti bahwa potensi penghasilannya bisa sangat tidak terbatas, sampai bagus dalam arti bahwa bisnis tersebut bisa membantu mengubah sikap dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik.

Namun demikian, walaupun banyak orang sudah tahu bahwa bisnis seperti itu bagus, masih saja ada mitos-mitos hal yang menghambat mereka untuk menekuninya. Di bawah ini saya akan menjelaskan beberapa di antaranya, dan bagaimana tanggapan saya terhadap keberatan-keberatan tersebut.

1. Banyak orang yang tidak berhasil dalam bisnis ini

Betul. Banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis ini, tapi hal ini juga terjadi pada berbagai bidang bisnis lain. Buktinya, banyak juga kok orang yang berhasil menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Masuknya Anda dalam bisnis jaringan pemasaran bukan berarti bahwa itu merupakan jaminan keberhasilan. Anda hanya bisa berhasil dalam bisnis seperti ini kalau Anda bekerja. Masalahnya, banyak orang yang masuk ke bisnis ini mengharapkan bahwa mereka bisa berhasil tanpa perlu bekerja. Itu jelas mustahil.

Jadi, ketidakberhasilan juga terdapat di bisnis apa pun. Kalau Anda mau melihat apakah ada orang yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis jaringan pemasaran, ada banyak pertemuan atau acara-acara yang diadakan oleh para kelompok distributor yang sudah berhasil yang bisa Anda hadiri. Di sana Anda bisa melihat contoh dari orang-orang yang sudah berhasil.

2. Bisnisnya bagus, tapi bukan untuk orang seperti saya

Itu namanya gengsi. Biasanya ada dua macam hal yang menyebabkan orang merasa gengsi dalam melihat peluang bisnis jaringan pemasaran. Gengsi yang pertama adalah karena bisnis jaringan pemasaran melibatkan penjualan secara langsung (direct selling), sehingga banyak orang merasa gengsi dalam menjual. Menjual dianggap tidak lebih bergengsi dibanding membeli, karena bagi sebagian orang, kegiatan menjual menunjukkan bahwa Anda tidak punya uang, sedangkan kegiatan membeli dianggap jauh lebih bergengsi karena membeli menunjukkan bahwa Anda punya uang.

Boleh-boleh saja kalau seseorang merasa gengsi melakukan kegiatan menjual dan lebih suka membeli saja. Tapi apa yang terjadi kalau Anda terus menerus membeli? Lama-lama uang Anda habis kan? Jadi, seseorang harus menjual untuk bisa mendapatkan sesuatu agar kelak dia bisa terus hidup dan membiayai pengeluaran- pengeluarannya.

Perlu diingat, semua orang hidup dari menjual sesuatu. Seorang dokter menjual jasa kedokteran kepada pasiennya. Seorang karyawan menjual keahliannya kepada perusahaan tempat dia bekerja. Malah pernah ada pepatah yang mengatakan bahwa pada prinsipnya hanya ada dua profesi di dunia ini, yaitu penjual dan pembeli. Penjual menjual sesuatu dan mendapatkan kompensasi berupa uang, sedangkan pembeli mengeluarkan uang untuk mendapatkan sesuatu. Anda pilih yang mana?

3. Saya sibuk dan tidak punya waktu

Kalau Anda datang ke acara-acara yang diadakan oleh para distributor dari perusahaan jaringan pemasaran, Anda bisa melihat bahwa kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang juga bekerja di tempat lain dan sangat sibuk. Beberapa di antara mereka malah memiliki jabatan yang cukup baik di perusahaan tempat mereka bekerja. Ada yang manajer, ada yang direktur, ada profesional, dan banyak lagi.

Kebanyakan di antara mereka memang menjalankan bisnis ini secara part time atau sambilan, tetapi dengan kadar keseriusan yang sama seperti kalau mereka bekerja di kantor mereka.

Saya seringi melihat bahwa orang yang mengatakan bahwa mereka sibuk, sebetulnya mereka bukannya sibuk, tapi tidak bisa mengatur waktu dengan baik dan tidak melakukan prioritas kegiatan secara benar.

Kalau Anda menganggap bisnis jaringan pemasaran adalah bisnis yang bagus, bahkan bisa memberikan semacam royalti kepada anak cucu Anda, maka Anda pasti akan memprioritaskan waktu Anda untuk bisa menjalankannya, walaupun dengan waktu yang sedikit tiap harinya.

Jadi, tidak ada orang yang terlalu sibuk untuk tidak menjalankan bisnis ini. Yang ada adalah orang yang tidak bisa memprioritaskan waktu kerjanya dengan baik.

4. Ini bisnis piramid, yang masuk duluan pasti penghasilannya lebih besar daripada yang masuk belakangan.

Berdasarkan pengamatan saya, ini bukan bisnis piramid. Kalau Anda masuk di tahun 2010 misalnya, Anda punya kemungkinan berhasil yang sama besar kalau Anda masuk sekarang. Banyak orang menjalankan bisnis ini baru dua tahun lalu sudah bisa berhasil dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, padahal banyak yang belum berhasil walaupun sudah masuk lebih dulu. Jadi, ini bukan bisnis piramid. Mau lihat buktinya? Datang ke acara-acaranya.

5. Saya tidak berbakat menjual dan karena itu tidak bisa menjual

Seperti yang pernah saya tuliskan dalam nomor-nomor yang lalu, Anda tidak perlu punya bakat dan keahlian dalam menjual untuk bisa menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Ini karena dalam bisnis jaringan pemasaran, Anda tidak disarankan untuk fokus kepada kegiatan menjual, tetapi lebih kepada menjual sedikit, dan membangun jaringan orang-orang yang juga menjual sedikit.

Sistem yang sudah berhasil bahkan menyarankan agar Anda melakukan presentasi bisnis kepada orang-orang yang sudah Anda kenal, dan dari situ, bila mereka tertarik, mereka akan bergabung dibawah pensponsoran Anda.

Bila mereka tidak tertarik, bisa Anda berikan Brosur Produk dan Daftar Harga untuk selanjutnya Anda layani kebutuhan mereka setiap bulannya akan barang dan jasa Anda. Di situlah Anda tidak perlu punya keahlian menjual. Bahkan kalau Anda juga memakai produknya, Anda bisa dengan mudah menceritakan kelebihan produk tersebut dan menjadi pemakai produk. Bukan berarti menambah pengeluaran, tapi Anda hanya sekadar mengganti merk produk yang biasa Anda pakai di rumah.

Itu saja tanggapan saya Ibu N. Mudah-mudahan sukses selalu menyertai Anda. Selamat menjalankan bisnis jaringan pemasaran.

———-

Dok. NOVA

Persamaan Antara Anggota d’BCN dan Anggota DPR

Baca-baca forum dBC Network hari ini ada tulisan menarik dari salah satu leader, Mba Dahliah namanya. Tulisannya keren, memotivasi dengan cara yang menggelitik. Setelah minta ijin sama penulisnya, saya copas ulang disini.

Silahkan disimak yaaa 🙂

Apa Persamaan antara Anggota dBCN dengan Anggota DPR?

1. Sama-sama suka jalan-jalan ke luar negeri, ke Paris, Stockholm, Brussel, dll.
BEDANYA….
Kalau Anggota DPR jalan-jalan menuai hujatan, kalau anggota dBCN menuai pujian!

2. Sama-sama suka studi banding

BEDANYA….
Studi banding DPR pakai cara kuno, jalan-jalan ke luar negeri gak jelas hasilnya Cuma buang duit aja. Di dBCN, kita belajar banyak success story dari para leaders berbagai penjuru dunia yang sudah berhasil bersama Oriflame secara online: hemat, murah, cepat, mudah ditiru dan kelihatan hasilnya: bikin kita semangat dan terinspirasi!

3. Sama-sama duduk di tempat yang empuk
BEDANYA……
Kalau di DPR duduk di ruang sidang menghadap BB dengan posisi tegak lurus, kalau anggota dbCN bisa ambil laptop duduk slonjoran, nyender2 , sambil makan, ngopi, masak, dan momong anak di rumah

4. Sama-sama dapet penghasilan bulanan
Benar kah? Anggota DPR gaji dan tunjangannya bisa sampe 60jt sebulan lho, di BCN? Bisa aja, kalau mau kerja! Buktinya para Diamond Director bisa sampe 40jutaan, konsultan Oriflame di Negara lain bahkan bisa sampe ratusan juta perbulan!

5. Sama-sama sibuk dan padat jadwalnya
Bandingkan saja web DPR degan Web dBCN, sama sama punya jadual dan sama padatnya! Pertanda ini organisasi dan jaringan bisnis yang serius lho….

6. Sama-sama suka kampanye

BEDANYA….
Kampanye calon anggota DPR isinya: janji menyejahterakan rakyat, bakal ada jaminan keamanan sosial, bla bla bla… Kapan realisasinya? Nanti ya, tunggu habis pemilu, kalau gak kejadian berarti emang udah takdir aja, hehe
Kampanye anggota dBCN: gabung yuk, ada wp 1, 2, 3 bernilai jutaan, ada BC, ada bonus bulanan buat yang berprestasi, dll… Kapan realisasinya? Ya bulan depan udah bisa dapet hadiah dan bonusnya! Wow, cepat ya…..

7. Sama-sama punya pimpinan
DPR memiliki 1 Ketua dan 4 wakil ketua plus 11 ketua komisi dan 6 ketua lembaga lainnya yang selama 5 tahun, segituuuu aja jumlah pimpinannya. Di dBCN, tiap bulan bahkan tiap minggu selalu lahir pemimpin/leaders baru, saking banyaknya kita hampir sulit memastikan berapa jumlah director, SM, Manager saat ini karena berubah terus!

8. Sama-sama bisa punya rumah, mobil
Benarkah? Anggota DPR sudah otomatis mendapatkan rumah, mobil, fasilitas lainnya, buat semua anggota tanpa terkecuali, tidak peduli apakah akhirnya mereka rajin, konsisten, kerja keras, atau malah tidur, malas, tidak ikut sidang, dll. Ugh, gak adil ya … (tapi semua fasilitas harus dikembalikan kepada negara kalau sudah tidak menjabat lagi, yaaa… gak asik!)

Anggota dBCN bisa dapet mobil, punya rumah bagus, fasilitas keren, asalkan…… kerja kerja kerja! Sungguh adil, halal, dan bisa dinikmati selamanya!

9. Sama-sama menggunakan fasilitas internet dan website untuk beraktifitas.

BEDANYA….

Web DPR mengahbiskan 10,8 M setahun yang hasilnya biasa saja. Buktinya, masih butuh studi banding yang harus bepergian kemana-mana….

Web dBCN: gratis, canggih, bisa buat belajar bisnis, murah meriah, bisa buat iklan, dll, daaannn… bisa mendatangkan uang!

10. Sama-sama perlu berpenampilan keren, cantik , wangi dan ganteng

BEDANYA….
Anggota DPR butuh jutaan buat beli parfum, make up, face lift, botox, body shape yang mahal-mahal, anggota dBCN cukup belajar make up, produk perawatan badan, dan memanfaatkan diskon hingga semua kebutuhan untuk berpenampilan menarik menjadi lebih murah!

JADIIII…. PILIH MAU JADI ANGGOTA DPR ATAU ANGGOTA DBCN?

Keduanya SAMA-SAMA butuh MODAL lho….

Untuk jadi anggota DPR, harus kerja keras dan modalnya jutaaan bahkan milyaran, itupun belum tentu jadi, kalau anggota dBCN juga perlu kerja keras kalau mau sukses dan modalnya hanya ……39.900!! Wow, aku mau jadi anggota dBCN sajaa……. !!!

Cheers, dahli

Note: Mohon maaf untuk rekan yang punya relasi atau keluarga anggota Dewan bila tidak berkenan, tidak bermaksud melecehkan yaa….

Jika Anda mau daftar jadi anggota DPR, silahkan daftar menjadi anggota partai terkait. Tapi kalo mau jadi anggota d’BCN, daftarnya disini yaaa….hehehe
http://daftar.usahadi-rumah.com

Paling Enak Bisnis MLM Yang Produknya Mudah Diserap Pasar

Yes yes yes, memang paling enak menjalankan bisnis MLM yang produknya mudah diserap pasar alias laris dijual eceran ke Non Member sekalipun. Hasilnya dobel bahkan triple, bisa dari selisih harga beli dan harga jual dari eceran, dapat bonus dari penjualan perdana team yang dibayar mingguan, serta juga berbagai bonus bulanan dari repeat order group yang juga tinggi karena produk laris tadi.

Itulah yang terjadi dengan MLM Abe Global Indonesia, yang produknya benar-benar mudah diserap pasar, yang produknya punya nilai jual sangat tinggi karena UNIK, resmi, legal, aman dan terpercaya, serta juga mendapatkan rekomendasi langsung dari Boyke Dian Nugraha (Pakar Kesehatan Reproduksi). Tak heran karena nilai jual produk Foredi dan Tisu Majakani yang demikian besar itu maka team bisnis Abe Global yang dilengkap Toko Online siap pakai di Abe Bagus Network dengan cepat bisa mendapatkan PROFIT mereka.

Continue reading “Paling Enak Bisnis MLM Yang Produknya Mudah Diserap Pasar”

Jangan Terlalu Lama Menunda

Jika Anda menemukan suatu peluang bisnis dari orang terpercaya misalnya teman Anda sendiri yang sudah anda ketahui kredibilitasnya maka sebaiknya tidak terlalu lama menunda untuk mengambil peluang bisnis tersebut.

Usahakan sebaik mungkin bagaimana caranya agar Anda bisa berpartisipasi. Kalau memang peluang bisnis tersebut sudah cocok dengan selera anda, cocok juga dengan waktu dan tenaga anda (maksud saya anda bisa mengalokasikan waktu dan tenaga) serta juga anda punya modal dan ketrampilan yang memadai maka silahkan dipercepat keputusan Anda itu, atau silahkan pelajari ketrampilan baru yang diperlukan untuk sukses.

Kalau masalah modal, tentunya memang benar bahwa setiap bisnis perlu modal yang besar, namun percayalah modal yang lebih besar lagi bukannya uang melainkan diri anda sendiri, kredibilitas anda sendiri, punya banyak teman, bekerja keras dan tekun, ketrampilan promosi, menjadi orang yang rajin, dan sebagainya.

Uang yes, memang perlu pastinya. Tetapi jika sebelum ini anda sudah menjadi orang yang kredible maka sudah alaminya anda pun sekarang punya uang. Right?

Jangan Terlalu Lama Menunda, bukankah lebih cepat lebih baik? Yes!. Namun demikian juga sangat jelas, jangan terlau terburu-buru juga.

Semoga bermanfaat untuk Anda.

Ikuti Training Bisnis Foredi Lengkap Di website ini, dapatkan juga Toko Online Gratis untuk Anda yang siap bekerja dan berhasil: Abe Bagus Network Indonesia

Semoga Anda sukses.

Siapa Yang Bisa Sukses di Oriflame?

Siapa yang bisa sukses di Oriflame?

Siapun bisa.

Mestinya pertanyaannya diubah.

Siapa yang MAU sukses di Oriflame?

Yap.. besar bedanya antara yang BISA dan yang MAU. Bisa belum tentu mau tapi kalo mau sudah pasti bisa asalkan MAU berusaha dan bekerja keras. Tentu tidak lupa untuk selalu berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

Sudah banyak yeng membuktikan bahwa siapapun bisa sukses di Oriflame.

Ibu rumah tangga?

Duo pendiri dBC Network, Nadia Meutia dan Dini Shanti adalah contoh nyata dari ibu rumah tangga yang terbukti sukses dapat penghasilan puluhan juta dari Oriflame.

Pegawai? Karyawan? Anak kuliahan? PNS?

Just named it!

Siapapun Anda pasti bisa sukses di Oriflame. Sebab bukan latar belakang profesi Anda yang menentukan sukses tidaknya anda di Oriflame melainkan usaha dan kerja keras Anda.

Jadi kalau Anda sudah bergabung dengan Oriflame di dBC Network tapi Anda belum merasakan hasilnya, yuuk tanya pada diri sendiri deh. Ingat-ingat lagi apa alasan Anda gabung di Oriflame. Apa yang sudah Anda lakukan.  Apa yang sudah orang lain lakukan dan sukses tapi belum anda lakukan. Lalu ambil tindakan nyata sekarang juga.

Yuuk maree…

Selektif Memilih Peluang Bisnis Di Internet

Ada baiknya Selektif Memilih Peluang Bisnis Di Internet kan? Jawab sendiri deh, sebab nulis sendiri, hehe.. Yes, Saya kira bijak deh untuk menjadi lebih selektif memilih peluang bisnis yang akan dijadikan sumber penghasilan tambahan lewat internet ini, sebab demikian banyaknya sumber penghasilan yang kalau Anda dalami dengan seksama mungkin kurang cocok dengan hati nurani Anda sendiri. Mungkin awalnya Anda hanya teriming-iming saja, atau terbuai rayuan teman dan sebagainya.

Kalau main seruduk saja maka mungkin saja di hari nanti akan timbul penyelesalan, mungkin merugikan orang lain, mungkin bikin rusak persahabatan dan sebagainya.

Mungkin sekali jenis peluang bisnis yang sebenarnya bukan bisnis beneran melainkan semacam arisan berantai tanpa produk atau yang dibungkus dengan produk sangat tidak berguna, bisa memberi Anda penghasilan tambahan yang cepat. Namun demikian saya YAKIN terlalu banyak juga Anda sekalian yang masih mengedepankan keberkahan dalam mencari rejeki. Right?

Pesan saya pendek saja, segitu aja. Sebab saya yakin Anda pun dapat menentukan sendiri mana peluang bisnis yang baik dan mana yang tidak bagi Anda. Saya hanya menyegarkan ingatan saya sendiri dan semoga juga pesan pendek nan sederhana ini bermanfaat untuk Anda.

Apa yang paling penting dalam memilih bisnis internet? Saya kira referensi dari teman-teman dekat anda sendiri, atau dari orang-orang yang selama ini Anda percaya. Tidak salah banyak bertanya dan minta pendapat pada teman-teman yang menurut Anda baik, tidak salah untuk berhati-hati, tetapi jangan pula terlalu hati-hati eh malah tidak jadi semua deh bisnisnya, hehe..

Bisnis Yang satu ini direkomendasikan oleh Boyke Dian Nugraha. Sehingga mempunya selling point yang sangat tinggi. Semoga setelah membaca presentasi kami maka Anda akan langsung memilihnya: Bisnis Rekomendasi Boyke Dian Nugraha