Wanita Berbisnis Mengapa Tidak?

Jadi perempuan di zaman sekarang harus serba bisa. Mulai dari mengurus rumah tangga, keluarga sampai mengelola bisnis. Dalam acara Seminar “Perempuan dan Uang” yang di gelar N0va dan Bundainbiz beberapa waktu lalu, General Manager Yummy Food Utama Muasis Andang menyampaikan 4 alasan mengapa perempuan harus berbisnis.

1. Memperkecil Resiko
Di masa sekarang, bukan hal asing lagi kalau dalam rumah tangga baik suami maupun istri sama-sama bekerja. Namun, tak jarang pula hanya suami yang bekerja dan menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. Nah, agar bisa semakin menunjang kebutuhan hidup sehari-hari, tak ada salahnya bila istri menjalankan bisnis dari rumah.

Dengan begitu, sumber pemasukan dari suami tetap “aman” sementara istri bisa ikut menunjang nafkah keluarga. Resiko suami ditegur kantor karena berbisnis di luar pekerjaan utamanya pun bisa dihindari. Yang perlu diingat, suami-istri saling mendukung dalam menjalankan bisnis tersebut.

Continue reading “Wanita Berbisnis Mengapa Tidak?”

Kerja Dari Rumah – Antara Pilihan dan Kebutuhan (2)

6. Fleksibilitas
Ada perusahaan yang meminta pegawainya bekerja sesuai jam kerja yang sudah ditentukan, tetapi ada juga yang lebih fleksibel dan mau menerima jam kerja yang Anda tawarkan, sebagai freelancer. Anda yang harus menentukan, tipe jam kerja seperti apa yang cocok bagi Anda. Pertimbangkan yang terbaik bagi Anda.

7. Penitipan Anak
Banyak kaum ibu ingin bekerja di rumah agar dapat memperhatikan anak sehingga tak perlu menitipkan anaknya di tempat penitipan anak. Padahal, bekerja di rumah dengan anak yang masih balita tidaklah mudah, karena perhatian Anda akan terbagi antara pekerjaan dan anak. Tetapi semuanya tergantung dari jenis pekerjaan yang dilakukan. Semakin besar usia anak, semakin mudah bagi Anda untuk bekerja di rumah.

8. Pilih Pekerjaan Yang Disukai
Hal ini sangat penting! Mungkin saat ini Anda merasa tak penting dengan jenis pekerjaan, sejauh mendapatkan uang. Percayalah, hal ini tak akan bertahan lama. Untuk bekerja di rumah, yang Anda perlukan adalah selalu memiliki motivasi dan disiplin diri yang besar, ditambah jenis pekerjaan yang Anda sukai!

Continue reading “Kerja Dari Rumah – Antara Pilihan dan Kebutuhan (2)”

Naik Level 9%

Alhamdulillah, akhirnya saya bisa naik level 9%. Walopun lebih lambat 2 bulan dari yang sudah saya targetkan, saya tetap aja seneeeeng banget. Ini semua berkat kerja keras dan semangat teman-teman di jaringan saya yang masih bertahan untuk menjalankan bisnis Oriflame ini.

Saya juga bersyukur bahwa tidak hanya saya yang menikmati kenaikan level ini, tetapi juga di ikuti oleh teman-teman lainnya.

Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat kepada teman-teman yang sudah naik level di Katalog 11 dan 12, yaitu :

Continue reading “Naik Level 9%”

Kerja Dari Rumah – Antara Pilihan dan Kebutuhan (1)

Ada sejumlah hal yang perlu dipertimbangkan masak-masak sebelum memutuskan untuk mulai bekerja di rumah. Pertimbangan apa sajakah itu?

Bila mulai berpikir untuk bekerja di rumah, ada baiknya Anda memiliki konsep bagus tentang bagaimana sebaiknya bekerja di rumah. Anda mungkin membayangkan, tak perlu lagi bangun pagi di jam tertentu, sarapan terburu-buru, duduk di ruang kerja, dan memulai pekerjaan dengan ceria.

Tetapi, pada kenyataannya tak selalu seindah yang dibayangkan, lho! Biasanya, seseorang justru harus bekerja lebih keras bila ia menekuni bisnisnya di rumah, dibandingkan bila bekerja di suatu perusahaan.

Continue reading “Kerja Dari Rumah – Antara Pilihan dan Kebutuhan (1)”

Membuka Usaha Sendiri

Mungkin Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda dapatkan. Atau mungkin Anda masih punya waktu luang di luar pekerjaan utama? Bila Anda merasakan hal itu, mungkin Anda mulai berpikir membuka usaha sendiri di luar pekerjaan utama.

Kita biasa menyebut usaha ini sebagai usaha sampingan. Kalau sekarang Anda ikut mencari penghasilan dalam keluarga, berarti Anda punya dua sumber penghasilan.

Continue reading “Membuka Usaha Sendiri”

Taklukan Dirimu

Saya baru aja pulang dari acara d’BC Network ketemu bareng Dini Shanti dan juga leader yang lain di Kantor Oriflame Sudirman. Ada sedikit catatan kecil yang ingin saya bagikan buat teman-teman terutama buat downline di jaringan saya.

Dari sharing pengalaman dan cerita Dini Shanti dan juga beberapa leader yang lain, saya dapat menarik sebuah kesimpulan. Bahwa tantangan terbesar dalam menjalankan bisnis Oriflame ini adalah menaklukan diri sendiri.

Bukan bisnisnya yang sulit dijalankan. Bukan pula harga produk Oriflame yang dirasa mahal. Bukan juga karena susahnya mencari prospek dan merekrut downline baru.

Continue reading “Taklukan Dirimu”